AMURANEWS | Polda Jambi menegaskan komitmennya dalam mewujudkan proses seleksi pendidikan pengembangan Polri yang profesional, objektif, dan berintegritas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam kegiatan video conference (Vicon) pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas seleksi pendidikan pengembangan Polri, meliputi Sespimti, Lemhannas, Sespimmen, SPPK, PKN, dan Sespimma Polri, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Vicon Lantai II Mapolda Jambi ini dipimpin Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Pol. Deni Dharmapala, S.H., S.I.K., M.H., melalui sambungan Zoom dan diikuti jajaran Polda di seluruh Indonesia.
Di Polda Jambi, kegiatan dihadiri Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., Karo SDM Polda Jambi Kombes Pol. Ricko Abdullah Andang Taruna, S.H., S.I.K., M.H., M.M., Kasubbid Provos Polda Jambi AKBP Penri Erison, S.Pd., M.M., serta para peserta seleksi pendidikan pengembangan Polri.
Dalam arahannya, As SDM Kapolri menegaskan bahwa pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan institusional untuk menjaga kehormatan Polri serta memastikan setiap tahapan seleksi berlangsung secara adil dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menekankan bahwa seluruh panitia, pengawas, dan peserta wajib memegang teguh komitmen yang telah diikrarkan. Prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH) harus menjadi pedoman utama dalam setiap tahapan seleksi guna mencegah praktik penyimpangan sekaligus menjamin kesempatan yang adil bagi seluruh peserta.
Para peserta juga diingatkan untuk mempersiapkan diri secara maksimal, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta menunjukkan kompetensi dan kemampuan secara jujur tanpa mengandalkan cara-cara yang bertentangan dengan aturan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas oleh panitia dan peserta seleksi di lingkungan Polda Jambi sebagai wujud keseriusan dalam menjaga transparansi dan kredibilitas proses seleksi.
Kapolda Jambi Irjen Pol. Widodo, S.H., M.H., melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, menegaskan bahwa pakta integritas merupakan landasan penting untuk memastikan seluruh proses seleksi pendidikan pengembangan Polri berjalan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel.
“Bapak Kapolda Jambi menegaskan bahwa pakta integritas bukan sekadar dokumen atau formalitas, melainkan komitmen moral yang wajib dipegang teguh oleh seluruh panitia, pengawas, dan peserta seleksi. Integritas harus menjadi landasan utama dalam setiap tahapan, sehingga seluruh proses berjalan secara jujur, adil, dan bebas dari praktik penyimpangan,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.
Ia menambahkan, keberhasilan dalam seleksi harus diraih melalui kemampuan, kompetensi, kedisiplinan, dan usaha yang sungguh-sungguh, bukan melalui praktik yang bertentangan dengan ketentuan.
“Kami mengimbau seluruh peserta untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, menaati seluruh aturan, dan menjunjung tinggi kejujuran. Panitia serta pengawas juga harus menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab. Dengan demikian, prinsip BETAH benar-benar diterapkan, bukan hanya menjadi slogan, tetapi menjadi standar dalam pelaksanaan seleksi,” tegasnya.
Menurutnya, seleksi pendidikan pengembangan Polri yang berkualitas dan berintegritas merupakan bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul, berkarakter, serta memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat untuk menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.
“Melalui seleksi yang bersih, transparan, dan berintegritas, kita berharap dapat melahirkan calon-calon pemimpin Polri yang profesional, berkarakter, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam mewujudkan institusi yang semakin dipercaya masyarakat,” tutup Kabid Humas Polda Jambi.











