AMURANEWS | Komitmen TNI dalam mempererat hubungan dengan masyarakat adat kembali ditunjukkan melalui penganugerahan gelar adat kepada Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin. Ia dianugerahi gelar Rajo Pagar Alam oleh masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) se-Provinsi Jambi dalam kegiatan silaturahmi yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Makodim 0433/Batang Hari, Muara Tembesi, Selasa (20/10/2026).
Penganugerahan gelar adat tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat ikatan emosional, membangun kepercayaan, serta meningkatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat Suku Anak Dalam di Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Nyamin menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Suku Anak Dalam serta penghargaan atas kepercayaan yang diberikan melalui penganugerahan gelar adat tersebut.
Menurutnya, gelar adat yang diterima bukan sekadar bentuk penghormatan, tetapi juga menjadi jembatan untuk mempererat persaudaraan, membangun komunikasi yang harmonis, dan memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat adat.
“Terima kasih atas sambutan yang begitu hangat dan penuh kekeluargaan, serta atas kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai Rajo Pagar Alam. Semoga penganugerahan ini semakin mempererat tali silaturahmi dan memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Suku Anak Dalam,” ungkap Danrem.
Selain memperkuat hubungan kekeluargaan, Brigjen TNI Nyamin juga menyampaikan peluang bagi generasi muda Suku Anak Dalam untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui rekrutmen prajurit TNI Angkatan Darat lewat jalur khusus, dengan tetap mengikuti ketentuan dan persyaratan yang berlaku.
Ia berharap kesempatan tersebut dapat membuka ruang lebih luas bagi putra-putri Suku Anak Dalam untuk berkontribusi dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kesempatan ini sekaligus menjadi bentuk perhatian TNI terhadap potensi generasi muda masyarakat adat agar dapat mengambil bagian dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
Sementara itu, perwakilan Tumenggung Suku Anak Dalam menyampaikan apresiasi kepada Danrem 042/Gapu beserta jajaran TNI atas perhatian dan kepedulian dalam membangun hubungan baik dengan masyarakat adat.
Mereka berharap silaturahmi tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus berlanjut melalui kerja sama nyata yang mampu memperkuat hubungan kekeluargaan, membuka peluang bagi generasi muda, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Suku Anak Dalam.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Mula Rambe; perwakilan Bupati Muaro Jambi, Asisten I Drs. Indra; perwakilan Bupati Sarolangun, Staf Ahli Hendrik; Kasi Intel Kasrem 042/Gapu; Kajari Batang Hari Dr. H. Muhammad Irwan, S.H., M.H.; para Dandim di wilayah Jambi; Wakapolres Batang Hari Kompol Nafrizal; Wakapolres Tebo Kompol Cahyono Yudi Sumarsono, S.H., M.H.; para camat di Kabupaten Batang Hari dan Muaro Jambi; perwakilan LAM Provinsi Jambi; serta para Tumenggung Suku Anak Dalam se-Provinsi Jambi.
Melalui kegiatan ini, Korem 042/Gapu menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menghormati nilai-nilai adat dan budaya, merawat keberagaman, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Penganugerahan gelar adat Rajo Pagar Alam ini diharapkan menjadi simbol persaudaraan yang semakin erat antara TNI dan Suku Anak Dalam, sekaligus membuka jalan bagi kolaborasi yang berkelanjutan demi masa depan masyarakat adat yang lebih baik.
TNI bersama rakyat, merawat persaudaraan, menghormati adat, dan memperkuat persatuan di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.








