AMURANEWS | Semangat demokrasi yang berjalan beriringan dengan terjaganya keamanan dan ketertiban menjadi sorotan dalam penyampaian aspirasi mahasiswa dan masyarakat di Kantor Gubernur Jambi, Rabu (28/10/2026). Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta aksi yang mengedepankan ketertiban, kedamaian, dan tanggung jawab dalam menyuarakan aspirasi.
Bagi Polri, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang harus dihormati dan dilindungi. Kebebasan tersebut menjadi bagian penting dalam kehidupan demokrasi, sekaligus perlu dijalankan dengan tetap menghormati hukum, ketertiban umum, serta hak masyarakat lainnya.
Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa Polri berkomitmen mengawal setiap kegiatan penyampaian aspirasi melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan proporsional. Pengamanan tidak semata-mata berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menyampaikan pendapatnya secara aman dan bertanggung jawab.
“Bapak Kapolda Jambi mengapresiasi mahasiswa dan masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, dan penuh tanggung jawab. Polri menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.
Menurutnya, pendekatan humanis menjadi salah satu prinsip utama dalam pelaksanaan pengamanan. Personel di lapangan diarahkan untuk mengedepankan komunikasi, dialog, serta langkah persuasif guna mencegah kesalahpahaman dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Sinergi antara petugas kepolisian, koordinator lapangan, mahasiswa, dan seluruh peserta aksi juga menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran kegiatan. Di sisi lain, pengaturan lalu lintas, perlindungan fasilitas umum, serta kelancaran aktivitas masyarakat tetap menjadi perhatian selama kegiatan berlangsung.
Polda Jambi turut mengingatkan agar kebebasan menyampaikan aspirasi tidak dicederai oleh tindakan anarkis maupun provokasi. Setiap perbedaan pandangan hendaknya disampaikan melalui cara-cara yang damai, bermartabat, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kami mengimbau seluruh peserta aksi agar tetap santun dalam menyampaikan aspirasi, tidak mudah terprovokasi, serta menghormati hak-hak masyarakat lainnya. Mari kita tunjukkan bahwa demokrasi dapat berjalan dengan baik melalui dialog, kedewasaan, dan tanggung jawab bersama,” lanjutnya.
Di tengah derasnya arus informasi digital, Kabid Humas juga mengajak masyarakat untuk semakin bijak menggunakan media sosial. Informasi yang belum terverifikasi hendaknya tidak langsung dipercaya atau disebarluaskan, terlebih jika berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan keresahan di tengah masyarakat.
Menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tugas kepolisian. Dukungan mahasiswa, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta menghargai perbedaan.
Polda Jambi menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kepolisian yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Jambi.
“Polri hadir untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Mari kita jaga bersama Bumi Jambi agar senantiasa aman dan damai. Sampaikan aspirasi secara bijak, hormati perbedaan, jaga persatuan, dan jadikan keamanan sebagai tanggung jawab kita bersama,” tutup Kombes Pol. Erlan Munaji.
AMURANEWS — Cepat, Akurat, Berimbang.











